Mau ngefollow??follow disini !

JADILAH SATU WARNA UNTUK MELENGKAPI WARNA PELANGI

CUMA ORANG PINTER YANG BS BACA




Aku kembali menikmati pagutan itu.
Kali ini dengan orang yang berbeda. 
Tidak ini bukan nafsu atau rangsangan sejenisnya.
Tapi tanda perpisahan untuk waktu yang gak lama.
Karena kita akan berpisah untuk waktu pendek saja.
Ia menciumku penuh cinta.
Aku tidak bisa menolaknya.
Aku mencintainya dan kami akan merindukan
Lalu kami melakukan.

Pugutan semalam itu masih melumer di daging bibir.
Aah.. sudah lama aku tidak merasakan hahahah.
Tapi ini terasa berbeda.
Bagai pugutan pertama bagiku.
Dia terlihat lihai.
Entahlah sudah berapa perempuan yang ia pugut.

Berkali kali ia mempuguti bibirku.
Merangkul pinggangku.
Menundukkan kepalanya.
Dan digapailah bibirku.
Aku bisa merasakannya.
Ia sangat mencintaiku.
Seperti tidak rela untuk berpisah sementara.
Dia seperti memberi hadiah ini untuk mengobati rindu di hari ke depan

Terimakasih, aku sangat menikmati adegan itu.
Akupun demikian. Sangat sangat mencintaimu.
Rasa senang, Rasa Malu, Rasa Kecanduan, Rasa Menyesal semuanya tercampur.

Entah bertotal berapa dosaku saat ini.
Sungguh nikmat yang tiada bisa ku dustakan.
Maafkan aku illahi,
Kami tiada bisa melawan keadaan yang begitu mendramatisir.
Kami hilang kendali.
Percayalah illahi,
Maafkan kami.
Hanya sebatas itu saja.
Untuk hal lainnya kurasa kami bisa mengendalikan.
Sampai halal waktu yang engkau tentukan.

3 comments:

  1. Ini jadi puitis banget loh pel, tp kalo beberapa kata yang gak sesuai diganti sama diksi. Saran aja yah :p

    ReplyDelete
  2. Postingan ini bagus (y) mampir + minta saran dan komentar untuk postingan saya yang ini ya kak http://ekienglandmuse.blogspot.com/2014/03/namamu.html terimakasih :)

    ReplyDelete

Karena sesungguhnya Orang yang memberikan Komentar adalah Orang yang bisa menjadi pendengar yang baik.